
Jakarta - Selangkah lagi Mensos Khofifah Indar Parawansa bakal maju dalam Pilgub Jawa Timur. Haruskah Ketum Muslimat NU itu mundur dari kabinet Presiden Jokowi?
Pertanyaan ini mengemuka di tengah masyarakat seiring dengan memanasnya isu Khofifah bakal maju dalam Pilgub Jatim. Apalagi belakangan, tim Khofifah sudah mengambil formulir pendaftaran cagub dari Partai Demokrat, diiringi pula suara dukungan dari parpol pendukung pemerintah, seperti NasDem dan Golkar. Partai lain juga mulai melempar angin surga, yang mengisyaratkan dukungan ke Khofifah.
Secara aturan, ternyata Khofifah tak harus mundur dari jabatannya. Namun, sebagai menteri yang bertugas membantu presiden, Khofifah wajib melapor dan meminta izin kepada Presiden jika positif ikut pilkada. Soal izin Presiden ini, Wapres JK pernah menuturkan Khofifah sudah melapor kepada Presiden Jokowi soal rencananya maju dalam Pilgub Jatim itu. Jawaban Presiden sampai kini masih sama misteriusnya dengan mundur atau tidaknya Khofifah menjelang pendaftaran cagub.
Karena itu, pertanyaan apakah khofifah akan mundur juga menyusul dan makin jadi buah bibir. Apalagi Undang-Undang Pemilu ternyata tak mengatur menteri yang maju ke pilkada harus mundur. Yang wajib mundur jika terjun ke politik hanyalah TNI, Polri, dan PNS.
Bahkan aturan menteri yang maju sebagai calon gubernur atau wakil gubernur, calon bupati atau wakil bupati, ataupun calon wali kota atau wakil wali kota juga tidak diatur dalam PKPU Nomor 3 Tahun 2017 tentang pencalonan kepala daerah.
Dengan fakta-fakta aturan seperti itu, apakah ada sesuatu yang mengharuskan Khofifah mundur? Jawabannya ada pada Presiden Jokowi dan diri Khofifah sendiri.
"Memang tidak ada aturan yang mengharuskan mundur ya. Tapi secara etik ya harus mundur, dan Presiden perlu segera mengganti menteri yang maju pilkada," kata Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI, Syamsuddin Harris, saat berbincang dengan detikcom, Rabu (4/10).
Khofifah sendiri sampai kini belum bicara apakah akan mundur. Masa pendaftaran cagub juga baru akan dimulai pada Januari 2018. Ia baru mengungkapkan rencananya melapor ke Presiden Jokowi terkait akan terjunnya ia ke Pilkada Serentak 2018 itu.
"Saya sedang minta waktu melapor ke Presiden agar semua berjalan sesuai koridor dan regulasi," ujar Khofifah saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (3/10) kemarin.
Lalu, apakah Presiden Jokowi akan mengizinkan Khofifah ke Pilgub Jatim? Akankah Jokowi meminta mundur atau justru mempertahankan posisi Khofifah di kursi Mensos?
Jawaban Presiden tentu masih ditunggu masyarakat. Namun paling tidak sudah ada sinyal dari JK yang bicara cukup jelas bahwa menteri yang maju ke pilgub harus keluar dari kabinet.
"Ya otomatis kalau kampanye kan tidak boleh. Kalau Pak Basuki (Menteri PUPR) mau jadi gubernur di mana Jawa Tengah, ya harus keluar," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) di sela-sela kunjungannya meninjau venue Asian Games 2018, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (3/10).
Lantas, jalan mana yang bakal dilalui Khofifah?

Merdeka.com - Terdakwa kasus pelanggaran Undang-undang (UU) ITE Buni Yani seolah tak terima dengan tuntutan dua tahun yang dialamatkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sang dosen tersebut tak sungkan menyebut JPU dari Kejati dengan kata stupid.
"Sekarang ini itu jaksa, saya dituduh memotong video, tapi saya yang disuruh membuktikan. Kan stupid (bodoh). Jadi gimana ceritanya," ujar Buni Yani usai mengikuti sidang dengan agenda tuntutan di Gedung Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung, Selasa (3/10).
Sebelumnya, Jaksa memohon pada majelis hakim dengan menuntut Buni Yani dua tahun penjara. Buni Yani dinilai terbukti bersalah dalam pasal Pasal 32 ayat 1 junto Pasal 48 ayat 1 UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang di mana mengubah konten video pidato mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Unggahan itulah yang membuat polemik dengan isu agama.
Buni Yani yang masih kesal tak sungkan meluapkan emosinya saat dicecar wartawan. Ia kecewa dengan pemberitaan yang selama ini seolah menghakimi dirinya dalam kasus tersebut.
"Sebetulnya, mengikuti materi dalam sidang gak? Itu dulu. Kan kalian yang diberitakan itu saya marah, itu kan gak usahlah kaya gitu. Kalian ini ngerti gak apa yang terjadi di persidangan," imbuhnya.
"Saya merasa tuntutan JPU tadi berat sekali. maka kami banyak memerlukan waktu yang cukup," tandasnya pria berkaca mata tersebut.
Ketua Majelis Hakim M Saptono pun mengabulkan terdakwa untuk menyampaikan materi pleidoinya pada dua pekan ke depan. [bal]

jpnn.com, JAKARTA - PDI Perjuangan diyakini akan tetap solid mendukung Presiden Joko Widodo maju kembali sebagai capres pada Pilpres 2019 mendatang.
Karena dari segi kinerja, Jokowi terbukti membawa perubahan lebih baik bagi bangsa dan negara.
Terutama mengangkat harkat dan martabat rakyat kecil, sebagaimana tujuan perjuangan PDIP yang dikenal sebagai partai wong cilik selama ini.
"Jadi saya sangat yakin PDIP loyal dan tetap komit mendukung Jokowi untuk periode kedua," ujar pengamat politik Boni Hargens kepada JPNN, Selasa (3/10).
Saat ditanya siapa calon yang berpeluang mendampingi Jokowi nantinya, Boni menyebut ada cukup banyak nama.
Dari tokoh perempuan misalnya, terdapat nama Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.
Juga Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Keduanya diketahui merupakan kader terbaik partai berlambang banteng moncong putih.
"Kalau Mbak Puan mau jadi cawapres, tentu bukan dengan siapa-siapa kecuali dengan Jokowi. Cuma politik kan mempunyai banyak pertimbangan, termasuk siapa nama yang nantinya bakal jadi calon wakil presiden," pungkas Boni.(gir/jpnn)

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo merasa terganggu dengan polemik pembelian 5.000 senjata api secara ilegal. Isu ini pertama kali dilontarkan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.
Saat memberi sambutan di Sidang Kabinet Paripurna, Jokowi mengingatkan bawahannya agar menjaga stabilitas politik nasional. Dia tak ingin pejabat negara berbicara sesuatu yang menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya menilai pernyataan Kepala Negara menunjukkan sikapnya sebagai panglima tertinggi yang membawahi institusi TNI dan Polri. Menurutnya, tidak bisa prajurit sekali pun jenderal berbicara tanpa ada kontrol pemerintah.
"Itu adalah tamparan keras buat Panglima Gatot," kata Yunarto saat berbincang dengan merdeka.com, Senin (2/10) malam.
Dia menilai terlepas benar atau tidaknya yang disampaikan Gatot, namun secara etika kenegaraan sudah melangkahi Presiden. Sikap mantan kepala staf angkatan darat itu juga melanggar kode etik seorang prajurit.
"Bagaimana kode etik harus dijaga. Panglima tugasnya terkait dengan situasi pertahanan dan keamanan negara. Jokowi tegaskan dia tidak diam," tuturnya.
Menurut Yunarto, penegasan Jokowi menjadi batasan ke depan untuk pejabat tinggi negara agar tak sembarangan buka suara. Yunarto menangkap pesan agar panglima tidak bersikap hanya sebagai atasan, tetapi dia juga merupakan bawahan presiden.
"Ini sebuah peringatan yang akan jadi kontrol sikap Gatot ke depan," tuturnya.
Gatot sendiri mengaku telah mengantongi data intelijen yang akurat soal pembelian senjata api tersebut. Akan tetapi, informasi itu hanya boleh disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.
"Semuanya informasi hanya boleh saya sampaikan kepada atasan saya Presiden. Menko Polhukam pun tidak, Menhan pun tidak," tegasnya.
Sebelumnya, Jokowi mengingatkan jika terjadi perselisihan di antara kementerian dan lembaga agar diselesaikan di tingkat Menko. Apabila tidak selesai di tingkat Menko, maka perlu diselesaikan di tataran Wakil Presiden.
"Masih belum selesai (di tingkat Wapres), bisa ke saya," tegasnya.
Dia juga menegaskan, dirinya adalah Panglima tertinggi Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU). Jokowi meminta agar menteri dan pimpinan lembaga terus bekerja sama, bersinergi dalam mewujudkan pembangunan nasional.
"Sebagai kepala pemerintahan, kepala negara, sebagai panglima tertinggi Angkatan Darat, Laut dan Udara, saya perintahkan kepada bapak ibu dan saudara-saudara sekalian, fokus pada tugas masing-masing!" ucapnya saat memberikan sambutan di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/10).
Jokowi kembali mengingatkan, 2018 adalah tahun politik karena akan ada momentum Pilkada, Pileg, dan jelang Pilpres. Karena itu, dia meminta, menteri dan pimpinan lembaga menghindari kegaduhan.
"Sekali lagi, jangan melakukan hal-hal yang menimbulkan kegaduhan, kontroversi. Kita bekerja saja, sudah. Kalau ragu-ragu agar diangkat ke ratas," tegasnya.
Jokowi sudah memanggil Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto dan Gatot ke Istana, 27 September lalu. Sebelumnya, Jokowi juga sudah mendapat klarifikasi dari Gatot saat bertemu di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (26/9) malam.
Hari ini, Wiranto akan memanggil kembali Panglima TNI, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kepala Badan Inteligen Negara Budi Gunawan untuk menyelesaikan isu pengadaan 5.000 pucuk senjata. Ini dilakukannya setelah Jokowi menginstruksikan perselisihan diselesaikan di tingkat Menko.
"Semua saya undang BIN, Kapolri, Panglima TNI, kemudian dari Menteri Pertahanan, dari Pindad, Bea Cukai, dan sebagainya," ungkap Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/10). [did]

Kalau ada pemilihan politikus paling licik seIndonesia, mungkin Setya Novanto lah yang akan terpilih sebagai pemenangnya. Sebagaimana kita ketahui bahwa Setnov beberapa kali terjerat masalah hukum tapi selalu bisa bebas dan tidak sampai membawanya ke kursi pesakitan. Padahal pelanggaran yang dilakukan bukanlah Tipiring atau tindak pidana ringan tapi sudah merugikan negara hingga triliunan rupiah.
Setnov merupakan politikus senior. Dia telah menjadi anggota DPR selama enam periode berturut-turut tanpa terputus sejak tahun 1999 hingga saat ini. Kalau tidak ada halangan kemungkinan akan mencalonkan diri lagi sebagai anggota dewan di Pemilu berikutnya, karena kalau mencalonkan diri sebagai presiden elektabilitasnya masih di bawah Prabowo, sehingga sulit untuk menang.
Memiliki pengalaman jadi legislator dan punya banyak jaringan jadilah Setnov politikus ulung dalam mencuri uang rakyat. Berikut beberapa kasus yang menyeret namanya :
Pertama nama Setnov terseret dalam skandal Bank Bali pada tahun 1999. Saat itu terjadi krisis moneter. Direktur utama Bank Bali mengalami kendala untuk menagih piutang kepada 3 unit bank yang totalnya mencapai 3 triliun rupiah.
Bank Bali kemudian bekerjasama dengan perusahaan milik Setnov. Awal tahun 1999 Bank Bali dan PT. Era Giat Prima (perusahaan milik Setnov) menandatangani perjanjian pemindahan hak tagih.
Bank Indonesia mengeluarkan 950 miliar, namun Bank Bali hanya menerima 359 miliar.
Perkara ini terkuak pasca Bank Bali mentransfer uang 500 miliar rupiah ke perusahaan milik Setnov. Namun kasus ini tidak ditindaklanjuti bersamaan dengan diterbitkannya SP3 oleh Kejaksaan pada bulan Juli 2013.
Tidak kapok dengan kasus Bank Bali. Pada tahun 2003 Setnov terlibat kasus penyelundupan beras Vietnam. Dia bersama rekannya sesama kader partai Golkar Idrus Marham memindahkan 600 ribu ton beras dari gudang pabean ke non pabean. Padahal pajak maupun bea masuk dari beras yang diimpor oleh INKUD ini belum dibayarkan. Akibatnya negara mengalami kerugian 122,5 miliar.
Dalam kasus ini Setnov hanya menjalani pemeriksaan satu kali. Lagi-lagi tidak ada yang berani menetapkannya sebagai tersangka.
Tahun 2006 Setnov menjadi dalang penyelundupan limbah beracun dari Singapura. Limbah yang berisi bahan berbahaya tersebut disamarkan sebagai pupuk organik. Dalam kasus ini Setnov tidak pernah dituduh berbuat salah, karena diperiksapun tidak.
Kemudian kasus PON Riau, tahun 2012. M. Nazarudin, bendahara Partai Demokrat saat itu menyampaikan bahwa Setnov terlibat dalam korupsi pembangunan lapangan tembak PON Riau. Setnov dikabarkan mengatur pembagian uang untuk anggota DPR yang membidangi komisi olahraga agar pencairan APBN berjalan mulus.
Kembali, Setnov hanya diperiksa sebagai saksi. Sedangkan tersangka utamanya adalah Rusli Zainal, gubernur Riau saat itu.
Selanjutnya kasus “Papa Minta Saham”. Tahun 2015 menteri ESDM Sudirman Said melaporkan Setnov ke Mahkamah Kehormatan Dewan DPR. Setnov diduga telah mencatut nama presiden dan Wapres untuk mendapatkan saham PT. Freeport.
Hal ini membuat presiden benar-benar marah. Hingga akhirnya Setnov mengundurkan diri dari kursi ketua DPR. Posisinya digantikan oleh Ade Komarudin.
Namun tidak menunggu waktu lama, bahkan tidak sampai satu tahun, Setnov kembali menduduki kursi panas ketua DPR. Akom yang belum puas merasakan empuknya kursi ketua DPR terpaksa ikhlas tapi tidak rela melepaskan jabatan fantastis tersebut. Tidak hanya itu, bagai dapat durian runtuh, dalam waktu bersamaan Setnov juga terpilih sebagai ketua umum partai Golkar.
Terakhir, kasus korupsi e-KTP. Setnov diduga menerima uang dari proyek ini senilai 574 miliar. Setelah melalui penyelidikan dan pemeriksaan yang panjang, KPK akhirnya menetapkan Setnov sebagai tersangka.
Setnov kemudian mengajukan praperadilan atas kasusnya ini. Untuk menghindari pemeriksaan KPK, ketua Golkar kemudian menginap di RS. Priemier Jati Negara, Jakarta Timur dan mengalami kerusakan jantung hingga 80%. Melalui ketokan palu hakim Cepi Iskandar, nama Setnov kembali bersih dan siap untuk mencari peluang baru.
Setelah menang praperadilan kondisi kesehatan Setnov dikabarkan membaik. Kalau gugatan praperadilannya ditolak, bisa-bisa Setnov tidak keluar-keluar dari rumah sakit. Seperti bang Toyib yang tidak pulang-pulang dari Arab.
Minggu (1/10/2017) barang-barang Setnov sudah dibawah pulang. Ini artinya Setnov akan segera meninggalkan rumah sakit dan kembali ngantor ke senayan. Papa memang pandai bersandiwara.
Sekian!

Liputan6.com, Jakarta Pada tahun ini, BBC merilis 100 perempuan paling berpengaruh di dunia. Para perempuan ini dipilih berdasarkan kinerja mereka dan bagaimana mereka memberikan pengaruh pada dunia ataupun negara mereka masing-masing.
Sebagian nama mungkin tak asing didengar namun tak sedikit juga yang tak banyak dikenal orang. Yang menarik, nama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ada di dalam daftar tersebut.
Dari 100, BBC baru merilis 60 nama, sementara 40 nama lainnya akan diumumkan pada Oktober ini. Berikut 60 nama wanita paling berpengaruh seperti dikutip Liputan6.com dari BBC.
1. Adelle Onyango (28 tahun)
Adelle adalah seorang presenter radio radio dan televisi dan Ia memiliki ketertarikan untuk mengajari para perempuan muda melalui mentoring dan program magang.
2. Aditi Avasthi (35 tahun)
Aditi Avasthi adalah founder dan CEO Embibe yang merupakan sebuah perusahaan teknologi pendidikan yang menggunanakan teknologi dan data ilmiah sebagai revolusi pendidikan.
3. Adriana Behar (48 tahun)
Wanita ini merupakan seorang atlet volly pantai. Ia berhasil mendapatkan mendali perak di Athens dan Sydney Olympic Games. Saat ini, Ia menjabat sebagai General Manager dari Sport Planning untuk Komite Brazilian Olympic sejak 2011.
4. Amy Cuddy (45 tahun)
Amy Cuddy adalah seorang psikolog sosial, Ia dikenal dengan penelitiannya tentang Bahasa tubuh. Cuddy juga merupakan orang kedua yang paling banyak menyampaikan pidato di TED.
5. Ana Luiza Santor de Andrade (12 tahun)
Ana merupakan seorang pelajar yang sudah memulai bermain bola sejak berusia 4 tahun. Ia memiliki mimpi bahwa suatu saat nanti laki- laki dan perempuan akan bermain bola bersama dengan waktu yang sama.
6. Anita Nderu (27 tahun)
Anita Nderu adalah presenter televisi dan pembaca berita di radio Capital FM. Ia memiliki harapan untuk dapat menjadi panutan anak muda.
7. Anne- Marie Imafidon (28 tahun)
Anne- Marie memiliki ketertarikan untuk memotivasi generasi selanjutnya perempuan di dunia dalam bidang teknologi, matematika, ilmu pengtahuan, dan teknik. Saat ini Ia merupakan CEO dan “Head Stemette” di Stemettes
8. Beatriz Vaz E Silva (32 tahun)
Beatriz merupakan bagian dari Timnas Brazil selama 4 tahun terakhir.
9. Chaima Lahsini (24 tahun)
Chaima adalah seorang aktivis dan jurnalis dari Rabat yang merupakan pemimpin demonstrasi terhadap penyerangan seksual terhadap seorang wanita muda di Maroko.
10. Claudianny Drika (21 tahun)
Ia merupakan pelatih komunitas sepakbola di favela yang sangat berbahaya di Rio,. Claudianny adalah anak muda yang inspiratif untuk mewujudkan potensinya.
11. Ellen Johnson Sirleaf (78 tahun)
Ellen merupakan presiden wanita terpilih pertama di Afrika dan Ia telah memimpin lebih dari satu dekade.
12. Ellie Cosgrave (30 tahun)
Ellie mengeksplorasi bagaimana rekayasa kota dapat diubah untuk menciptakan tempat yang lebih baik bagi setiap orang untuk tinggal.
13. Erin Akinci (29 tahun)
Erin membantu sebuah startup dalam membuat keputusan untuk meningkatkan teknologinya dengan memahami, menganalisis, dan membuka nilai dan wawasan yang tersembunyi dalam sejumlah besar pengguna dan data bisnis lainnya.
14. Fernanda Nunes (32 tahun)
Fernanda adalah seorang pendayung dan blogger di Olimpiade Brazil.
15. Grace Larsen (91 tahun)
Grace menghabiskan separuh hidupnya untuk bekerja menjadi orang tua tunggal untuk membesarkan 2 anak laki-lakinya. Ia belajar musik klasik, skate-boarding dan bermain bola basket. Sekarang Ia menjadi bagian dari Splash, tim pemain bola basket wanita berusia 80-an dan 90an.
16. Huynh Thi Xam (39 tahun)
Huynh Thi Xam bekerja sebagai pustakawan di pusat yang mendukung orang-orang disabilitas lainnya.
17. Indira Rana Magar (47 tahun)
Indira menghabiskan 27 tahun membantu narapidana dan anak-anak dalam mendapatkan pendidikan, martabat dan masa kanak-kanak yang lebih aman.
18. Ira Trivedi (32 tahun)
Melalui tulisannya, Ira Trivedi berharap bisa menyadarkan pikiran manusia bahwa kita semua adalah bagian dari keesaan Tuhan.
19. Jin Xing (50 tahun)
Jin Xing merupakan wanita transgender pertama di China. Tujuan ia melakukan itu adalah untuk untuk menerima persetujuan pemerintah dalam menjalani penugasan kembali sebagai transgender.
20. Laura Jordan Bambach (43 tahun)
Laura adalah perintis dan pengusaha digital. Laura juga fokus pada kemajuan wanita di industri kreatif.
21. Lea Coligado (23 tahun)
Lea adalah seorang insinyur perangkat lunak di Google dan pendiri Women of Silicon Valley, yang menampilkan wanita dan pemikir wanita berbakat di bidang teknologi.
22. Liz Kelly (65 tahun)
Dilatar belakangi oleh gerakan pembebasan perempuan pada tahun 1970an, Liz sejak saat itu menjadi suara terdepan dalam isu kekerasan terhadap perempuan.
23. Lori Nishiura Mackenzie (51 tahun)
Ia merupakan seorang penulis, aktivis, dan pemimpin di Clayman Institute, Stanford. Lori menggunakan penelitian untuk mempercepat kesetaraan jender.
24. Luiza Travassos (13 tahun)
Luiza pandang pada sepakbola wanita dengan membicarakan kehidupan sehari-harinya sebagai pemain di media sosial.
25. Maci Peterson (30 tahun)
Maci merupakan seorang pengusaha, penemu, dan CEO di Second Thought, teknologi awal San Francisco yang teknologi yang dipatenkan memungkinkan Anda mengambil kembali pesan sebelum mereka sampai ke orang lain.
26. Maggie MacDonnell (37 tahun)
Maggie MacDonnell adalah pemenang dan penerima hadiah Guru Global seharga US$ 1 juta pada tahun 2017.
27. Maira Liguori (37 tahun)
Maira adalah bagian dari Think Olga, sebuah LSM yang didirikan di Brasil, didedikasikan untuk memberdayakan perempuan dengan berbagi informasi.
28. Maria Scorodinschi (34 tahun)
Maria adalah korban kekerasan dalam rumah tangga di Moldova yang sekarang berkampanye untuk membantu wanita lain memutus siklus tersebut.
29. Mariana Feraru (38 tahun)
Mariana memiliki polio pada usia dua tahun, setelah itu dia menjadi pengguna kursi roda. Dia telah bekerja selama sembilan tahun terakhir sebagai perwakilan Avon dan bekerja untuk menjadi seniman make-up.
30. Marieme Jamme (43 tahun)
Marieme Jamme baru dapat membaca dan menulis pada usia 16 tahun dan sekarang menjadi pengusaha bisnis mandiri.
31. Marina Potoker (41 tahun)
Marina Potoker bergabung dengan perusahaan Rockwool Rusia sejak 15 tahun yang lalu sebagai spesialis junior dan maju ke managing director. Dia memberikan perhatian khusus pada program pengembangan pribadi untuk staf.
32. MC Soffia (13 tahun)
Soffia sudah menguarakan tentang memberdayakan gadis kulit hitam sejak berusia enam tahun.
33. Mehroonisa Siddiqui (65 tahun)
Mehroonisa Siddiqui berusia 65 tahun dan merupakan ibu dari aktor India Nawazuddin Siddiqui.
34. Michelle Mone (45 tahun)
Michelle Mone adalah seorang pengusaha, pembicara inspirasional, perancang dan anggota parlemen.
35. Michelle Bachelet (65 tahun)
Michelle menjadi presiden wanita pertama dalam sejarah Chili. Michelle telah menjabat sejak Maret 2014.
36. Mithali Raj (34 tahun)
Mithali Raj adalah seorang pemain kriket India dan kapten tim kriket wanita India.
37. Momina Mustehsan (25 tahun)
Momina adalah seorang insinyur, matematikawan, pemusik dan duta besar untuk tim kriket di Islamabad.
38. Muhabbat Sharopova (68 tahun)
Muhabbat adalah salah satu guru matematika terbaik di Uzbekistan. Dia adalah salah satu guru yang mendapat penghargaan tertinggi dari Hero of Uzbekistan.
39. Nadia Comaneci (55 tahun)
Pada usia 14, Nadia adalah pesenam pertama dalam sejarah yang mendapat penghargaan yang sempurna di bar yang tidak rata.
40. Naomi Mwaura (31 tahun)
Naomi adalah salah satu penyelenggara utama demonstrasi anti-pelecehan #MyDressMyChoice, yang mengubah hukum seputar pelecehan di Kenya.
3 dari 5 halaman
Selanjutnya
41. Natalia Margolis (27 tahun)
Natalia adalah seorang insinyur perangkat lunak yang menggunakan teknologi untuk keadilan sosial. Natalia sebelumnya mengerjakan aplikasi Notifica, yang berfungsi sebagai tombol panik bagi migran yang tidak berdokumen.
42. Nawaal Akram (18 tahun)
Nawaal adalah seorang komedian dan model disabilitas yang mempromosikan hak bagi perempuan penyandang disabilitas di Timur Tengah.
43. Nitya Thummalachetty (31 tahun)
Nitya adalah seorang pakar wirausaha dan ahli kesehatan. Nitya percaya bahwa inovasi teknologi dapat mengurangi kesenjangan sosial dalam pendidikan dan perawatan kesehatan.
44. Nora Tausz Ronai (93 tahun)
Nora memenangkan enam medali emas renang di Masters World Championships di Montreal, Kanada pada tahun 2014.
45. Peggy Annette Whitson (57 tahun)
Setelah melakukan tiga perjalanan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional, Peggy Whitson telah menghabiskan lebih banyak waktu di luar angkasa daripada astronot Amerika lainnya.
46. Priyanka Roy (16 tahun)
Priyanka Roy bermigrasi dari Ranaghat di Bengal Barat ke Delhi setahun yang lalu dan tinggal bersama ibunya di TA Colony, Govindpuri.
47. Resham Khan (21 tahun)
Seorang siswa dari Manchester, Resham selamat dari serangan dan menolak untuk menyembunyikan diri dari dunia.
48. Romina Bernardo (32 tahun)
Chocolate Remix adalah proyek yang lahir sebagai kritik terhadap genre machismo yang biasa. Ini menggunakan asal seksual yang sama dan mengubahnya menjadi apa yang disebut pemusik Lesbian Reggaeton.
49. Roya Ramezani (27 tahun)
Setelah memperoleh gelar BA dalam desain interaksi di Toronto dan MFA dalam produk desain dari New York School of Visual Arts, Roya sekarang merancang teknologi dengan misi untuk memberdayakan orang untuk mengejar apa yang memotivasi mereka.
50. Rumman Chowdhury (37 tahun)
Rumman bertanggung jawab atas Kecerdasan Buatan Global Memimpin di Accenture, sebuah perusahaan konsultan manajemen dan profesional.
4 dari 5 halaman
Menteri Susi dalam daftar
51. Rupi Kaur (24 tahun)
Penulis dan ilustrator Kanada-India Rupi Kaur menulis tentang tema termasuk cinta, kehilangan, trauma, penyembuhan dan feminitas.
52. Sakena Yacoobi (67 tahun)
Dr Sakena Yacoobi adalah pendiri Institut Pembelajaran Afghanistan (AIL), sebuah organisasi pendidikan, kesehatan, pelatihan, budaya dan perdamaian yang berfokus pada perempuan dan anak perempuan.
53. Steph Houghton (29 tahun)
Pesepakbola profesional, Steph adalah kapten Manchester City FC dan tim sepak bola wanita Inggris.
54. Susi Pudjiastuti (52 tahun)
Susi adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia dan pengusaha sukses di Indonesia.
55. Talent Jumo (36 tahun)
Bakat mendukung korban balas dendam, memberikan konseling dan nasihat hukum dan memperjuangkan hak kesehatan seksual dan reproduksi perempuan di Zimbabwe.
56. Tiwa Savage (37 tahun)
Penyanyi, penulis lagu dan dermawan Tiwa Savage adalah anggota integral dari adegan Afrobeats dan berencana untuk membuka sekolah musik.
57. Tulika Kiran (47 tahun)
Tulika telah mengajar anak-anak di penjara Tihar selama delapan tahun terakhir. Dia juga pernah bekerja sebagai jurnalis.
58. Urvashi Sahni (62 tahun)
Dr Urvashi Sahni adalah seorang wirausahawan sosial, aktivis hak asasi perempuan dan pendidik berusia 34 tahun berdiri.
59. Virali Modi (25 tahun)
Virali adalah pembicara motivasi, aktivis hak penyandang cacat, model dan aktris yang berkampanye untuk membuat perkeretaapian lebih mudah diakses oleh wanita cacat di India.
60. Zainab Fadhal (16 tahun)
Zainab meninggalkan Irak untuk Inggris pada usia 13 tahun dengan sangat sedikit bahasa Inggris. Setelah mencetak nilai ujian tertinggi, dia sekarang melanjutkan ke pendidikan lebih lanjut dan berharap bisa melanjutkan karir di bidang psikologi kriminal.
(Fransiska Wahyuning)

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo memberikan respons singkat atas keinginan Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansus Angket KPK) menemuinya melalui forum rapat konsultasi bersama pimpinan DPR. Jokowi -panggilan akrabnya- mengatakan, persoalan pansus adalah kewenangan DPR.
"Itu wilayahnya DPR, kasus itu wilayahnya DPR, semua harus tahu. Itu domainnya ada di DPR, sudah," ujar Jokowi di JCC Senayan, Jakarta pada Rabu (20/9).
Sebelumnya, Pansus Angket KPK berniat melaporkan hasil kerja mereka kepada Presiden Jokowi. Untuk itu, pansus pimpinan politikus Golkar Agun Gunandjar itu berharap bisa menemui Jokowi sebelum rapat paripurna DPRyang digelar pada 28 September 2017.
Rencananya, Pansus Angket KPK akan melaporkan hasil kerjanya di parpurna DPR. Laporan itu menyusul masa kerja pansus selama 60 hari.
"Sebelum nanti ke rapat paripurna, hasil temuan Pansus Angket akan kami sampaikan ke presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan," kata Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK Masinton Pasaribu dalam jumpa pers di gedung DPR, Jakarta, Senin (18/9).(fat/jpnn)